Home » Berita Bola » Agen Bola Maxbet – Tiga Cara Supaya Tidak Dibantai Barcelona

Agen Bola Maxbet – Tiga Cara Supaya Tidak Dibantai Barcelona

Agen Bola Maxbet – Tiga Cara Supaya Tidak Dibantai Barcelona

Agen Bola Maxbet - Tiga Cara Supaya Tidak Dibantai Barcelona

Agen Bola Sbobet – StarBall88.club – Berita Bola, BARCELONA tumbuh menjadi tim menakutkan semenjak ditangani Josep Guardiola pada 2008-2009. Sebenarnya pada era 1990-an dan awal 2000-an Blaugrana juga memiliki prestasi memukau dengan memenangi Liga Champions. Namun, era Pep dinilai sebagai awal mula Raksasa Katalunya konsisten meraih gelar di setiap musimnya.

Meski berganti-ganti pelatih dari Guardiola, Tito Vilanova, Gerardo Tata Martino hingga Luis Enrique, Azulgrana tak pernah kering gelar. Mulai dari La Liga, Copa del Rey, Supercoppa de Espana, Liga Champions, UEFA Supercup hingga FIFA Club World Cup berhasil diraih Barcelona.

Martino yang dianggap gagal memberikan gelar pada musim 2013-2014 sebenarnya mampu membawa Lionel Messi dan kawan-kawan kampiun Supercoppa de Espana. Kedigdayaan Barca dinilai terus berlanjut hingga beberapa musim ke depan.

Sebab, La Masia –akademi Barcelona– tak habis-habisnya berhenti mencetak pemain andal. Belum habis era Andres Iniesta, sudah muncul pemain jempolan sekelas Sergi Roberto. Permainan yang mendewakan penguasaan bola merupakan ciri dari Barca.

Pola tersebut terbukti sukses mengantarkan Barca meraih banyak trofi. Terbaru mereka mengalahkan Real Madrid 4-0 dan AS Roma dengan skor 6-1. Namun, tak selamanya strategi tersebut berjalan sempurna.

Beberapa kali Barca terpleset meski menerapkan pola yang sama. Sepanjang 2015-2016, terhitung sudah ada empat tim (Athletic Bilbao, AS Roma, Villanovense dan Celta Vigo) yang berhasil membuat Barca gagal meraih kemenangan.

Bilbao berhasil mengalahkan Barca 4-0 di ajang trofi Supercoppa de Espana, Roma 1-1 di Liga Champions, Villanovense 0-0 di Copa del Rey dan Celta Vigo mengandaskan Barca 4-1 di La Liga.

Meski tidak mutlak berhasil, berikut tiga cara yang dilakukan empat klub tersebut untuk menghentikan dominasi Barca:

Bermain Bertahan

Pola tersebut kerap dtampilkan lawan-lawan Barcelona. Meski menang 4-0 atas Barca, Bilbao hanya memiliki penguasaan bola 30,9 persen. Pelatih Bilbao, Erneso Valverde, menginstruksikan anak asuhnya menjaga zona area pertahanan dengan rapat.

Di saat pemain-pemain Barca lengah, barulah mereka melakukan serangan cepat. Terbukti dua dari empat gol Los Leones tercipta melalui pola tersebut.

Melakukan Pressing Ketat

Pressing, pressing dan pressing! Kata itu yang harus dikeluarkan setiap pelatih jika menghadapi Barcelona. Terbukti keberhasilan keempat tim di atas meraih kemenangan usai melakukanpola tersebut.

Ambil contoh saat Roma menahan Barca 1-1 dan Bilbao menang 4-0. Saat itu Roma mematikan pergerakan Ivan Rakitic dan Andres Iniesta. Terbukti dengan kesuksesan mereka unggul di setiap duel melawan pemain Barca.

Saat itu Bilbao unggul 13 berbanding 12 saat berduel dengan pemain Barca. Sementara dari segi tekel, Bilbao melakukan 28 tekel berbanding 17 milik Blaugrana. Sementara Roma unggul duel 10 berbanding tujuh dan melakukan tekel 19 berbanding 16 milik Barcelona.

Manfaatkan Penyerang yang Memiliki Kecepatan

Keberadaan pemain cepat di kubu Bilbao (Aritz Aduriz) dan Celta (Nolito) berhasil menghukum lini belakang Barcelona. Melalui serangan balik cepat, Aduriz berhasil memanfaatkan kelambatan lini belakang Barcelona.

Di saat Barca melakukan serangan, keempat bek mereka kerap kali meninggalkan area pertahanan. Jika sanggup merebut bola dari penguasaan Barca, momen itu dinilai pas untuk langsung memberi operan panjang kepada penyerang yang memiliki kecepatan untuk membobol gawang Blaugrana.