Home » Berita Bola » Agen Bola Tangkas – Liga Terhenti, Pengeluaran Lebih Besar dari Pendapatan

Agen Bola Tangkas – Liga Terhenti, Pengeluaran Lebih Besar dari Pendapatan

Agen Bola Tangkas – Liga Terhenti, Pengeluaran Lebih Besar dari Pendapatan

Agen Bola Tangkas - Liga Terhenti, Pengeluaran Lebih Besar dari Pendapatan

Agen Togel Online – StarBall88.club – Berita Bola, BANDUNG – Sebagai pesepakbola profesional, gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar merasakan dampak langsung dari berhentinya liga akibat kisruh PSSI dan Menpora Imam Nahrawi. Nyaris tak ada pemasukan yang bisa diandalkan di luar sepakbola.

Meski sempat beberapa kali mendapat job sebagai pembicara acara talkshow, hal itu tidak cukup menutupi kebutuhan hidup. Itu karena ia hanya beberapa kali mengisi acara talkshow.

Tapi kehidupan harus berjalan. Dedi mengaku tetap harus mengeluarkan uang demi biaya hidup. Di waktu yang sama, pemasukannya justru terhenti akibat tidak adanya kompetisi.

“Pendapatan pasti berkurang waktu liga terhenti. Lebih banyak pengeluaran daripada pemasukan,” kata Dedi.

Sebelum Piala Presiden, Dedi mengandalkan pendapatannya dari usaha kost-kostan yang dimilikinya. Ada juga usaha kuliner yang baru digelutinya baru-baru ini. Tapi pemasukan dari sana belum terlalu besar karena masih terbilang baru.

Ia pun bersyukur ada turnamen Piala Presiden yang akhirnya dijuarai Persib. Pundi-pundi uang kembali mengalir padanya. Selain dari Persib, ia mendapatkan uang dari hadiah yang diperoleh timnya.

“Dari segi ekonomi, dengan adanya turnamen ini terobati. Ada lagi pemasukan,” ungkapnya.

Secara pribadi, Dedi mengaku senang bisa mendapat pemasukan lagi dari sepakbola. Tapi ada sisi miris yang dirasakannya ketika banyak pesepakbola lain tak seberuntung dirinya. Banyak yang tidak mendapat pemasukan karena sang pemain tidak berlaga di Piala Presiden.

“Saya merasakan apa yang (pemain lain) rasakan. Banyak teman-teman yang cerita ingin merasakan juga seperti itu (main di Piala Presiden agar mendapat pemasukan),” tuturnya.

Mewakili pesepakbola di Indonesia, Dedi pun berharap kondisi sepakbola segera berangsur normal. “Kita ingin ada liga lagi,” pungkasnya.